| Portal Pelaut Indonesia InDoCreWs | Article / Puisi Pelaut | |
Puisi: Sabar...Bodoh...Tidak Berdaya | ||
| by admin | Friday, August 15, 2008 07:43:00 | |
| ||
Tebaran Pesonanya bagai embun pagi
Hangat peluknya bagai mentari pagi Pandangan kasihnya bagai kupu – kupu di taman asri Bariton suaranya kala menyapaku terpatri di hati Kuingin hidup seribu tahun lagi bersamanya dengan kasih Namun... Ketika hati perih … rindu mengganggu … asa tergantung diangkasa … seakan hanya angan belaka keraguan akan cintanya mulai menyapa ... Perlahan ... bagai air laut yang mengikis indahnya pantai ... Semakin dalam cinta ... semakin dalam ... abrasi di hati Kemana hendak mencari ... Pada siapa hendak mengadu ... Tuhan sajalah yang tahu ... betapa ingin ke arungi lautan biru Tuk damaikan hati yang sedang merindu Sayang sungguh sayang bidukku menjadi abu Ingin kugapai bintang yang tinggi Apa daya tanganku hangus terbakar matahari Kasih pujaan hati.. Saat ini aku tak tahu membedakan ’kesabaran...kebodohan...atau ketidak berdayaan’ Aku ingin bersabar menunggumu ... seperti yang kau mau Tapi kadang aku merasa bodoh bila harus menunggu ... dengan sejuta misteri hidupmu Dan celakanya ... aku tidak berdaya tuk pergi dari hidupmu ... aku terpikat pesonamu by: Fifi Anita ( Milis Pelaut ) | ||
| Portal Pelaut Indonesia InDoCreWs : http://www.indocrews.com Online version: http://www.indocrews.com/view-article-40-72.html | ||